Zat Besi, Asupan Sangat Penting Untuk Tubuh

Zat Besi, Asupan Sangat Penting Untuk Tubuh

Zat Besi, Asupan Sangat Penting Untuk Tubuh

Zat besi adalah zat yang erat kaitannya dengan ketersediaan darah yang diperlukan dalam tubuh. Zat besi berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut elektron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel. Dalam mengangkut oksigen, zat besi bersama dengan protein membentuk hemoglobin dalam sel darah merah dan myoglobin dalam serabut otot. Bersama protein, sel zat besi membentuk enzim yang berperan dalam pembentukan energi di dalam sel. Fungsi zat besi tersebut sangat penting dalam tubuh manusia. Bahkan zat besi merupakan nutrisi paling penting bagi pertumbuhan manusia mulai dari sejak dalam kandungan.

Baca Juga : Obat Tradisional Terbaik

Mengapa Zat Besi Penting Bagi Tubuh?

Zat besi adalah bagian dari hemoglobin. Sedangkan hemoglobin adalah komponen sel darah merah yang bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh serta membawa karbondioksida kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan. Dengan begitu, zat merupakan nutrisi yang sangat penting bagi tubuh. Oleh karena itu, sangatlah perlu memperhatikan setiap apa yang dikonsumsi oleh tubuh kita. Karena, jika pola makan tidak diperhatikan, maka tubuh anda bisa kekurangan cadangan zat besi. Yang mana jika persediaan zat besi dalam tubuh menurun, maka kemampuan tubuh memproduksi sel darah merah pun akan turut menurun. Kondisi tersebut jelas tidak baik, karena bisa membuat fungsi organ-organ akan menurun dan pertahanan kekebalan tubuh pun turut menurun.

Kekurangan zat besi juga tidak baik bagi ibu hamil. Sebab, kondisi tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan darah yang berakibat pada terjadinya hambatan atau bahkan gangguan pada pertumbuhan janin, termasuk gangguan pada otak dan sarafnya.

Kurangnya zat besi membuat seseorang mengalami anemia, sehingga tubuh akan mulai lemas dan lesu. Pada dasarnya, kebutuhan akan zat besi dapat terpenuhi dari makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu, penting bagi kita untuk senantiasa mengatur dan menjaga pola makan sehat dengan memperhatikan apa yang dikonsumsi, dan tidak lupa untuk memilih makanan yang beragam supaya kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan mineral bisa terpenuhi dengan baik.

Baca Juga : Pahami Bahaya Merokok Pada Waktu Hamil

Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung zat besi, diantaranya :

  • Bayam.
  • Kacang kedelai.
  • Hati sapi.
  • Hati ayam.
  • Tahu.
  • Tempe.
  • Tiram.

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil biasanya akan meningkat. Untuk memenuhinya, umumnya dokter akan memberikan suplemen zat besi berupa ferrous sulfat, ferrous fumerat, atau ferrous gluconate.

Sementara itu, kekurangan zat besi umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :

Akibat Pendarahan

Ketika tubuh mengakami pendarahan, secara tidak langsung tubuh akan kekurangan zat besi. Meskipun di awal terjadinya pendarahan tubuh masih memiliki cadangan zat besi, namun jika pendarahannya terus terjadi, maka tubuh akan kekurangan cadangan zat besi. Jika tidak ditangani, kekurangan cadangan zat besi dapat berakibat pada terjadinya anemia. Pendarahan ini bisa berupa haid yang berlebihan, luka pada dinding lambung, ambeien, atau ketika mendonorkan darah dalam jumlah banyak.

Meningkatnya Kebutuhan Zat Besi

Kebutuhan seseorang terhadap zat besi berbeda-beda sesuai tahap pertumbuhan. Di usia remaja, zat besi yang dibutuhkan bisa mencapai tingkat paling tinggi. Begitu juga pada wanita yang tengah hamil, kebutuhan akan zat besi sangat tinggi, guna memenuhi kebutuhan pertumbuhan janin. Meningkatnya kebutuhan zat besi tersebut terkadang tidak dapat terpenuhi hanya dengan konsumsi makanan saja. Oleh karena itu, dibutuhkan juga suplemen zat besi guna melengkapinya.

Baca Juga : Obat Tradisional Terbaik

Kurangnya Asupan Zat Besi

Ada dua bentuk zat besi yang diserap oleh tubuh dari makanan yang dikonsumsi, antara lain :

  1. Heme. Umumnya berasal dari bahan makanan hewani, seperti daging unggas, daging merah, dan ikan.
  2. Non-heme. Umumnya berasal dari bahan makanan nabati, seperti sayur bayam dan buah-buah kering.

Tubub lebih mudah dalam menyerap zat besi heme dibandingkan zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati. Tubuh juga lebih mudah menyerap zat besi jika didukungan oleh vitamin C yang banyak terdapat pada buah dan sayur sepertiĀ  jeruk, mangga, tomat, dan brokoli.

Tingkat Penyerapan Zat Besi Menurun

Seiring dengan bertambahnya usia, tingkat penyerapan zat besi oleh tubuh semakin menurun. Dan itu terjadi akibat menurunnya sekresi asam lambung di dalam perut seperti dalam kondisi atrophic gastritis, konsumsi antasida, serta diare yang sudah kronis. Selain itu, beberapa makanan juga bisa menyebabkan tubuh kurang mampu menyerap zat besi, diantaranya :

  • Makanan yang mengandung phytate dan oxalate seperti stroberi, kacang dan cokelat.
  • Makanan yang mengandung tanin seperti anggur dan teh.

Baca Juga : Olahraga Yang Tepat Dipilih Untuk Kebutuhan Diet

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Telitilah Dalam Memilih Makanan Yang Akan Dikonsumsi

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*